Salam Keajaiban!!!

Sahabat siapa dari Anda yang memiliki impian angkat tangannya dan katakan saya!!!

Siapa dari Anda yang ingin merealisasikan impiannya menjadi kenyataan angkat tangannya dan katakan saya!!!

Siapa yang ingin kedua – duanya???

Baiklah sahabat, saya yakin Anda semua memiliki impian yang mulia dan ingin segera merealisasikannya menjadi kenyataan. Betul apa betul?

Tapi pertanyaannya sudah berapa lama Anda memiliki impian tersebut? Dan mengapa impian Anda tidak menjadi kenyataan?

Saya akan memberikan jawabannya dengan menceritakan kepada Anda sebuah cerita.

Pada suatu hari sepasang suami istri yang baru saja menikah hendak membeli sebuah kamar apartemen untuk tempat tinggal mereka. Akhirnya mereka mencari sebuah apartemen mewah di kotanya, dan mereka memutuskan untuk membeli kamar apartemen mereka di lantai 70, lantai tertinggi di gedung apartemen tersebut dengan pertimbangan mereka akan bisa melihat indahnya pemandangan kota mereka dari lantai paling tinggi tersebut.

Setelah proses transaksi dan administrasi selesai, resmilah kamar di lantai 70 milik mereka. Akhirnya mereka memutuskan untuk melihat ruangan di lantai 70 milik mereka dengan menggunakan lift, namun apa yang terjadi??? Ternyata liftnya sedang proses perbaikan sehingga untuk sementara tidak bisa digunakan. Namun karena rasa euforia dan semangat untuk melihat kamar apartemen baru milik mereka, pasangan tersebut memutuskan untuk menaiki tangga.

Akhirnya mereka sampai di lantai 20 dengan kondisi letih dan nafas terengah- engah. Mereka memutuskan untuk beristirahat dulu di lantai tersebut, dan meletakkan tas dan barang bawaan mereka di lantai tersebut agar memperingan langkah mereka untuk naik ke lantai berikutnya.

Mereka meneruskan langkah mereka untuk mencapai lantai 70. Dan mereka akhirnya sampai di lantai 40 dengan sangat bersusah payah, dan mereka baru menyadari bahwa keputusan untuk naik ke lantai 70 dengan menggunakan tangga adalah sebuah keputusan yang bodoh dan tidak masuk akal, sehingga pasangan tersebut saling berseteru dan saling menyalahkan satu sama lain.

Namun karena merasa sudah kepalang tanggung, akhirnya mereka tetap memutuskan untuk naik ke lantai 70 dengan perasaan jengkel antara satu sama lain. Akhirnya dengan upaya yang sangat-sangat susah payah mereka tiba di lantai 60 dalam kondisi yang sangat letih dan tenaga sudah terkuras habis. Namun pasangan tersebut hanya terdiam saja tidak lagi saling menegur, merasa menyesal, mereka menyesali keputusan mereka diawal untuk naik tangga. Namun karena sudah kepalang tanggung, dengan tenaga yang tersisa mereka naik lagi menuju lantai 70.

Akhirnya dengan tenaga yang sudah tak bersisa, pasangan tersebut sampai juga di lantai 70.  Mereka hanya saling memandang pasrah dan tersenyum lesu ketika akhirnya sampai di depan pintu kamar apartemen mereka. Namun ketika mereka baru mau mencari kunci pintu kamar apartemen, pasangan tersebut baru tersadar dan teringat bahwa mereka telah meninggalkan kunci kamar mereka bersama tas dan barang bawaan mereka di lantai 20.

Akhir yang menyedihkan…

Sahabat semua, hikmah apa yang bisa Anda petik dari cerita tersebut?

Cerita tersebut seperti ilustrasi kehidupan manusia kebanyakan, dimana ketika kita kecil hingga remaja kita memiliki impian yang besar, namun ketika usia kita sudah mencapai 20 tahun kita terbentur dengan keadaan dan tuntutan dari orang lain yang memaksa dan merampok impian kita, dan memaksakan diri kita untuk melakukan sesuatu yang bukanlah impian kita yang sebenarnya. Sehingga akhirnya kita lebih memilih untuk melepaskan impian kita dan memilih menjadi orang rata-rata yang biasa-biasa saja seperti kebanyakan orang yang lain.

Namun pada usia 40 tahun, akhirnya Anda menyesali keputusan yang telah Anda ambil. Dan Anda mulai menyalahkan orang lain, menyalahkan siapa saja yang membuat Anda memilih pilihan tersebut dan melepaskan impian Anda yang sebenarnya. Mungkin Anda menyalahkan orang tua Anda, pasangan Anda, sahabat Anda, saudara, atau anak Anda karena keputusan yang Anda ambil di masa lalu.

Namun waktu tidak dapat dihentikan, sampai akhirnya usia Anda mencapai 60 tahun dan yang bisa Anda lakukan hanyalah berdiam diri sambil menyesali kehidupan dan keputusan Anda, dan berandai seandainya dahulu Anda tidak melepas impian Anda dan tetap mengejarnya, mungkin kehidupan Anda tidak seperti yang sekarang Anda alami.

Dan ketika usia mencapai 70 tahun Anda hanya bisa pasrah menunggu tutup usia, sambil menyesali kehidupan Anda yang bukanlah menjadi siapa-siapa dan tidak ada pencapaian prestasi yang Anda toreh karena Anda memilih hidup menjadi orang biasa-biasa saja dan matipun sebagai orang biasa-biasa saja dengan melepaskan impian Anda di masa lalu.

Ahh… Sungguh terlalu apabila kita memilih menjadi orang yang biasa-biasa saja, kalau kita bisa memilih menjadi Orang yang Luarr Biasa.

Sahabat semua, memiliki Impian sangatlah penting. Namun yang lebih terpenting lagi adalah menjaga impian kita dan memperjuangkannya sehingga menjadi kenyataan.

 

 

Selesaikanlah apa yang sudah Anda mulai. Jangan pernah Anda lepas impian Anda, teruslah berjuang dan jangan menyerah terhadap orang-orang yang akan mencoba menghentikan dan merampok impian Anda.

 

 

Hingga sampai tiba saatnya ketika Anda berkata “Terima kasih Ya Allah karena Engkau telah menjadikanku seorang Pemenang yang dapat meraih semua impianku”

 

 

Hal ini akan kita kupas dan bahas lebih lengkap dalam buku saya yang Insya Allah akan terbit bulan Desember tahun ini yaitu “10 Inspirasi Meraih Keajaiban Dalam 30 Hari”. Pastinya sahabat semakin tidak sabar dan semakin penasaran untuk membeli dan membaca buku saya. Tunggu saja tanggal mainnya. 🙂

Selamat berjuang Meraih Impian para Pemenang, karena tidak ada kata istirahat bagi seorang Pemenang, dan Pemenanglah yang akan mendapatkan Keajaiban!!!

Bekasi, 02 November 2011

Ari Hadipurnama “Mind Inspirator”

Master Trainer De’Miracle37

Blog : arihadipurnama.wordpress.com

twitter : @Arihadipurnama